Rizki/Ketut dan Ricky/Debby Lolos Babak Kedua Denmark Terbuka

Rizki/Ketut dan Ricky/Debby Lolos Babak Kedua Denmark Terbuka
Rizki/Ketut dan Ricky/Debby Lolos Babak Kedua Denmark Terbuka

Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani menuai kemenangan dalam debut di Denmark Terbuka 2018. Hasil manis juga dituai Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto. Continue reading “Rizki/Ketut dan Ricky/Debby Lolos Babak Kedua Denmark Terbuka”

Jonathan Little Menghadapi Taruhan Pot Sungai 2.7x Kasual dalam Game Uang $ 25 / $ 50

Jonathan Little Menghadapi Taruhan Pot Sungai 2.7x Kasual dalam Game Uang $ 25 / $ 50
Jonathan Little Menghadapi Taruhan Pot Sungai 2.7x Kasual dalam Game Uang $ 25 / $ 50

Perubahan kecepatan minggu ini karena saya ingin berbagi permainan menarik yang saya mainkan baru-baru ini, satu dari permainan hold’em tanpa batas $ 25 / $ 50 yang melibatkan beberapa pemain bagus. Bahkan, lawan saya di tangan ini adalah pemain kelas dunia yang sangat baik yang memainkan turnamen roller super tinggi – pemain agresif yang tidak malu untuk menggertak, yang akan relevan seperti yang akan kita lihat. Continue reading “Jonathan Little Menghadapi Taruhan Pot Sungai 2.7x Kasual dalam Game Uang $ 25 / $ 50”

Jelang MotoGP Jepang: Valentino Rossi Dihantui Kenangan Buruk

Jelang MotoGP Jepang: Valentino Rossi Dihantui Kenangan Buruk

Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menyambut balapan MotoGP Jepang 2018, di Sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu (21/10/2018), dengan perasaan campur aduk. Rossi merasa optimistis, namun masih dihantui memori buruk pada musim lalu.

Jelang MotoGP Jepang: Valentino Rossi Dihantui Kenangan Buruk

Optimisme Rossi muncul setelah hasil apik pada MotoGP Thailand. The Doctor finis di posisi keempat. Dua pembalap Yamaha lainnya, Maverick Vinales dan Johann Zarco (Tech 3), juga tampil meyakinkan, dengan finis di posisi ketiga dan keempat. Yamaha menunjukkan sinyal perbaikan setelah terpuruk di MotoGP Aragon.

Di sisi lain, Rossi juga masih dihantui rasa waswas soal cuaca. Dia berharap balapan berlangsung dalam kondisi kering supaya bisa meraih hasil maksimal. Pada MotoGP 2017, lintasan basah sepanjang balapan karena hujan mengguyur Motegi. Hasilnya, pembalap Italia itu gagal finis karena tergelincir.

“Motegi biasanya tempat yang menyenangkan bagi saya. Saya menyukainya. Saya berharap cuaca tetap kering, karena tahun lalu kami punya malam yang buruk di sana. Lintasan basah sepanjang waktu,” kenang Rossi, seperti dilansir Speedweek, Rabu (17/10/2018).

“Mari lihat saja apa yang akan terjadi dalam tiga balapan ke depan, bukan hanya tentang MotoGP Jepang. Jika kami benar-benar memperbaiki motor pada akhir pakan lalu, maka kami seharusnya tetap kompetitif pada balapan tersisa,” imbuh Valentino Rossi.

Menjelang balapan di Jepang, Rossi masih bercokol di posisi ketiga klasemen sementara MotoGP 2018. Dia defisit 22 poin dari Andrea Dovizioso (peringkat kedua) dan tertinggal 99 poin dari Marc Marquez yang berkibar di puncak klasemen. Rossi bertekad kembali memangkas gap dengan dua pembalap tersebut.

Kans Rossi terbuka cukup lebar. Pembalap yang identik dengan nomor 46 tersebut tercatat membukukan sejumlah kesuksesan di Twin Ring Motegi.

Pada 2001 dan 2018 dia menjadi juara di Motegi pada kelas kelas premier. Adapun pada 2000, 2002, 2003, 2004, 2006, 2009 and 2015, Rossi menjadi runner-up. Dia juga dua kali naik podium ketiga pada 2010 dan 2014.

Sebelum melakoni balapan MotoGP Italia, Rossi mengaku mempersiapkan diri di Italia.

Baca Juga : Syarat Marc Marquez Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP di Jepang

“Setelah MotoGP Thailand saya terbang ke Italia, karena saya tak ingin jauh dari rumah selama lima pekan beruntun. Jadi, saya kembali dan mempersiapkan tiga balapan berikutnya di rumah,” ujar Rossi.

“Sekarang saya cukup optimistis tentang balapan di Jepang. Saya yakin bisa kuat di sana,” imbuh pembalap pengoleksi sembilan gelar juara dunia itu.

Diunggulkan, Timnas Indonesia U-19 Tetap Hormati Taiwan

Diunggulkan, Timnas Indonesia U-19 Tetap Hormati Taiwan

Timnas Indonesia U-19 dan Taiwan akan mengawali petualangan di Piala AFC U-19 dengan bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (18/10/2018). Ini adalah langkah awal kedua tim dalam misi lolos ke perempat final.

Diunggulkan, Timnas Indonesia U-19 Tetap Hormati Taiwan

Di atas kertas, Timnas Indonesia U-19 jelas jauh lebih diunggulkan ketimbang Taiwan saat berjumpa pada laga perdana Grup A Piala AFC U-19 2018. Namun, hal itu tak lantas membuat skuat Garuda Nusantara merasa jemawa.

Untuk menghadapi Piala AFC U-19 2018, persiapan yang dilakukan Timnas Indonesia U-19 sudah cukup matang. Mereka berulang kali menjalani pemusatan latihan. Bahkan, mereka sempat menjalani dua laga uji coba sebelum laga perdana ini.

Di dua laga itu, Timnas Indonesia U-19 takluk 1-2 dari Arab Saudi dan menang 3-2 atas Yordania. Indra Sjafri menilai bahwa ini adalah indikasi positif sebelum bertarung melawan Taiwan. Namun, hasil itu tak membuat mereka kelewat percaya diri melawan Taiwan.

“Taiwan adalah tim yang sangat bekerja keras dan mereka selalu memberikan yang terbaik di setiap pertandingan yang dimainkan. Kami tak boleh lupa bahwa tim yang bersaing di AFC U-19 adalah yang terbaik di Asia,” Indra Sjafri menegaskan, dikutip situs AFC.

Taiwan adalah tim yang baru kembali meramaikan persaingan Piala AFC U-19 setelah terakhir kali tampil pada edisi 1974. Mereka sukses melaju ke putaran final setelah jadi runner-up Grup H yang dihuni Vietnam, Makau, dan Laos. Rincian hasil pertandingan mereka adalah menang 2-0 atas Laos, takluk 1-2 dari Vietnam, dan bungkam Makau 2-0.

Baca Juga : Mertesacker: Emery Ubah Mentalitas Arsenal

Di kubu Timnas U-19, meski telah dipastikan lolos sebagai tuan rumah, mereka tetap mengikuti ajang kualifikasi. Sayang, hasilnya tak begitu bagus. Bersaing dengan Korea Selatan, Malaysia, Timor Leste, dan Brunei Darussalam, mereka finis di tempat ketiga.

“Tim saya telah mempersiapkan diri dengan baik untuk turnamen dan saya percaya bahwa pendukung kami bisa membantu mencapai tujuan. Karena mereka bisa memberkan dampak yang sangat positif untuk pemain saya,” kata Indra Sjafri.

Bakal Bertarung, Ini Syarat Khabib Nurmagomedov untuk Mayweather

Bakal Bertarung, Ini Syarat Khabib Nurmagomedov untuk Mayweather
Bakal Bertarung, Ini Syarat Khabib Nurmagomedov untuk Mayweather

Jakarta – Khabib Nurmagomedov mengajukan satu syarat ke Floyd Mayweather Jr jika pertarungan mereka jadi digelar. Khabib tak mau duel digelar di Las Vegas. Continue reading “Bakal Bertarung, Ini Syarat Khabib Nurmagomedov untuk Mayweather”

Coba Varian Pot-Limit Omaha ini

Coba Varian Pot-Limit Omaha ini
Coba Varian Pot-Limit Omaha ini

Jika Anda adalah salah satu pemain yang telah menemukan Omaha pot-batas lebih menarik untuk bermain daripada Texas hold’em, saya punya berita bagus untuk Anda. Ada banyak varian PLO, semuanya penuh aksi seperti PLO biasa. Mereka juga semua menarik dan menyenangkan untuk dicoba. Continue reading “Coba Varian Pot-Limit Omaha ini”

Syarat Marc Marquez Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP di Jepang

MotoGP seri ke-16 akan berlangsung di Twin Ring Motegi, Jepang, 21 Oktober 2018. Itu artinya, pembalap Repsol Honda Team, Marc Marquez bisa mengunci gelar juara dunia MotoGP 2018.

Syarat Marc Marquez Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP di Jepang

Marc Marquez menjadi juara MotoGP Thailand, 7 Oktober lalu. Dia unggul 0,115 detik dari rider Ducati, Andrea Dovizioso yang harus puas di posisi kedua.

Tambahan 25 poin membuat rider berusia 25 tahun itu kian nyaman di puncak klasemen MotoGP. Saat ini, Marquez sudah mengumpulkan 271 poin.

Kemenangan di Sirkuit Buriram membuat Marquez unggul 77 poin dari saingan terdekatnya di klasemen MotoGP, Dovizioso. Itu artinya, Marquez bisa saja menjadi juara dunia di Jepang, akhir pekan ini.

Pembalap asal Spanyol itu bisa menjadi juara bila bisa menjaga selisih 75 poin dengan Dovizioso. Ini memperhitungkan tiga seri tersisa setelah MotoGP Motegi. Bila demikian, Doviziso bila memenangkan tiga seri tersisa tak bakal mampu mengejar poin Marquez.

Sirkuit Motegi, Jepang, memang sudah tak asing untuk Marquez. Dari lima balapan dia cuma sekali gagal naik podium yakni saat finis keempat di 2015.

Marquez pernah sekali naik podim pertama di kelas MotoGP pada 2016. Kala itu, dia unggul 2,992 detik dari Dovizioso.

Baca Juga : Real Madrid Akan Lepas Benzema ke Klub Tiongkok

Sementara Dovizioso merupakan pemenang MotoGP 2017. Ketika itu, Dovizioso berhasil mengasapi Marquez dengan selisih poin 0,249 detik.

Klasemen MotoGP

1. Marc Marquez 271 poin

2. Andrea Dovizioso 194 poin

3. Valentino Rossi 172 poin

4. Maverick Vinales 146 poin

5. Jorge Lorenzo 130 poin

6. Cal Crusthlow 128 poin

7. Danilo Petrucci 126 poin

8. Johann Zarco 123 poin

9. Andrea Iannone 113 poin

10. Alex Rins 102 poin

11. Dani Pedrosa 87 poin

12. Jack Miller 74 poin

13. Alvaro Baustista 72 poin

14. Tito Rabat 35 poin

15. Franco Morbidelli 33 poin

16. Aleix Espargaro 32 poin

17. Pol Espargaro 32 poin

18. Hafizh Syahrin 28 poin

19. Bradley Smith 19 poin

20. Takaaki Nakagami 18 poin

21. Scott Redding 12 poin

22. Mika Kallio 6 poin

23. Karel Abraham 5 poin

24. Michele Pirro 1 poin

Mertesacker: Emery Ubah Mentalitas Arsenal

Per Metersacker sangat senang dengan kinerja Unai Emery. Eks kapten Arsenal itu percaya Emery memberikan dampak positif meski baru sebentar menangani tim.

Mertesacker: Emery Ubah Mentalitas Arsenal

Emery sudah membuktikan dirinya dengan sembilan kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Dia memang sempat dikejutkan dengan dua kekalahan beruntun di awal Premier League, namun Emery berhasil mengatasi itu dengan baik.

Meski demikian, sebenarnya pemain Arsenal belum benar-benar menerapkan taktik ala Emery. Masih terlihat beberapa celah pada permainan Arsenal yang mudah dimanfaatkan tim lawan.

Salah satu kekurangan itu adalah rasa takut. Mertersacker merasa Arsenal tak lagi membuat tim lawan ketakutan.

Menurut Mertersacker, satu penyebab tim lain tak ketakutan melawan Arsenal adalah karena The Gunners sudah lama tak juara. Oleh sebab itu, dia berharap Arsenal bisa meniru Chelsea dalam hal mentalitas.

“Petr Cech memiliki sejarah di Chelsea, itulah cara dia menang [mentalitas]. Anda bisa merasakan ketika kami [Arsenal] pergi kesana [Stamford Bridge] laga selalu berjalan sulit dan kami kesulitan mengatasi intensitas dan ketegasan defensif mereka,” ungkap Metersacker seperti dilansir Express.

“Kami bisa meneyerap mentalitas itu. Kami bisa belajar dan beradaptasi pada apa yang ditunjukkan Chelsea.”

Lebih lanjut, Mertersacker juga bicara soal misi Arsenal yang ingin kembali ke Liga Champions. Dia percaya Unai Emery adalah sosok yang tepat untuk melakukan itu.

Baca Juga : Bawa Italia Tekuk Polandia, Mancini Mengaku Masih Butuh Waktu

“Unai Emery adalah pelatih keras dan sangat fokus pada apa yang terjadi di lapangan. Itulah tujuan utamanya, mengembalikan kami ke Liga Champions.”

“Banyak orang ingin mendapatkan hasil positif tetapi kami harus memastikan perubahan ini berjalan di jalur yang tepat dan kami tak perlu terburu-buru.”

Mayweather Jr Respons Tantangan Khabib Nurmagomedov

Mayweather Jr Respons Tantangan Khabib Nurmagomedov
Mayweather Jr Respons Tantangan Khabib Nurmagomedov

Petarung UFC, Khabib Nurmagomedov, menantang petinju Floyd Mayweather Jr menggelar sebuah pertarungan. Mayweather Jr langsung meresponsnya. Continue reading “Mayweather Jr Respons Tantangan Khabib Nurmagomedov”

Momen Mengajar Dari Kedutan: Ryan Laplante Pada Stats HUD Handal

Momen Mengajar Dari Kedutan: Ryan Laplante Pada Stats HUD Handal
Momen Mengajar Dari Kedutan: Ryan Laplante Pada Stats HUD Handal

Jika Anda tidak menangkap pemenang World Series of Poker gelang Ryan Laplante’s 11 hari Twitch streaming pada akhir September, maka Anda melewatkan memperlakukan. Continue reading “Momen Mengajar Dari Kedutan: Ryan Laplante Pada Stats HUD Handal”